Home Berita Tingkatkan Pangan Lokal, KAPP Dogiyai Bagikan Alat Kerja

Tingkatkan Pangan Lokal, KAPP Dogiyai Bagikan Alat Kerja

242

Dogiyai/jelatanp.com, Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Dogiyai menyalurkan bantuan alat kerja berupa sekop dan parang kepada kelompok kerja yang selama ini aktif bekerja. Penyaluran tersebut dilaksanakan guna membangun dan meningkatkan pangan lokal menghadapi situasi corona virus (Covid) yang mengganggu perekonomian dunia, sekaligus menjadikan Dogiyai sebagai lumbung pangan lokal. Hal itu disampaikan ketua KAPP Dogiyai, Arnoldus Douw saat menyerahkan peralatan kerja kepada kelompok perwakilan Distrik Kamuu Induk di Moanemani, Jumat, 14/08/2020.

Dikatakannya, KAPP Dogiyai sangat mendukung penuh kelompok kerja yang sudah ada, sebab kerja berkelompok adalah modal awal dalam mambangkitkan pangan lokal. apalagi kini dunia sedang dihadapkan dengan ancaman waba covid, maka ekspor dan impor barang sudah ditiadakan, namun ketersediaan makan-minum bagi manusia adalah kebutuhan pokok, maka masyarakat perlu hidupkan pangan lokal sebagai modal hidup sekaligus membangun ekonomi rakyat.
“jadi pemberian alat kerja adalah upaya kami (KAPP) dalam memberikan dukugan kepada masyarakat untuk menghidupkan pangan lokal”, ujar Douw.

Bantuan alat kerja yang disalurkan KAPP Dogiyai sebanyak 200 buah parang dan 200 buah sekop. Alat kerja tersebut disalurkan langsung ke sepuluh kelompok kerja yang sudah didaftar mewakili sepuluh Distrik yang ada di Kabupaten Dogiyai. Pembagian alat kerjanya, masing-masing kelompok mendapatkan 20 buah sekop dan 20 buah parang.
” karena alatnya terbatas, kami ambil satu kelompok yang aktif untuk mewakili satu distrik jadi satu kelompok penerima adalah perwakilan dari satu distrik”, tuturnya.

Sementara itu, kelompok kerja yang menerima bantaun peralatan mengucapkan terima kasih kepada KAPP Dogiyai karena sudah membantu melengkapi peralatan kerja.

Menurut mereka, saat lakukan kerja gotong royong, mereka sering mengalami kekurang alat kerja akibat peralatan yang dipakai adalah milik pribadi masing-masing, tapi sekarang dengan adanya peralatan untuk kelompok maka sudah sangat membantu melancarkan pekerjaan.

Kelompok kerja juga berharap agar Pemerintah tidak menutup mata untuk memberdayakan kelompok- kelompok yang sedang berusaha meningkatkan pangan lokal.

(Jelatanp/Hengky Bobii)