Home Artikel/Opini Tanah Mapia sebagai Rahim bagi Manusia Tota Mapiha

Tanah Mapia sebagai Rahim bagi Manusia Tota Mapiha

189

Oleh: Maria Wakey)*

 

Apa itu Mapia?

Mapia merupakan salah satu distrik di Kabupaten Dogiyai, yang telah memisahkan diri dari kabupaten induk, kabupaten Nabire pada 2008. Mapia sendiri terdiri dari tiga distrik yaitu distrik Mapia (Bomomani), Mapia Tengah (Modio) dan Mapia Barat (Abouyaga). Nama Mapiha dalam bahasa Mee, adalah Ma yang berarti kebenaran dan Piha yang berarti Pohon. Jadi, Mapiha adalah Pohon Kebenaran.

Apa itu Rahim?

Rahim adalah Kandungan tempat Janin Bayi yang bertumbuh, berkembang, dan berproses selama sembilan (9) bulan di dalam perut ibu. Rahim merupakan juga suatu tempat perlindungan. Jadi, Ramhim dalam konteks tanah Mapia sebagai Rahim bagi orang Mapia adalah tempat perlindungan bagi orang Mapia sendiri.

Apa itu Tota?

Tota adalah salah satu kata yg di gunakan oleh Masyarakat Meepago terlebih khusus Distrik Mapia yang Berari “ada”, sebuah kata yg menunjukkan benar-benar nyata, fakta dan ada. Dengan demikian, dalam konteks masyarakat Mapia adalah masyarakat mapia adalah manusia yang benar-benar ada dan nyata.

Siapa itu Tota Mapiha?

Tota Mapiha  adalah pengertihan dari bahasa Mapia Tota yang berarti ada, Ma yang berarti Benar dan Piha yang berarti Pohon. Tota Mapiha merupakan pohon kebenaran yang benar-benar ada.

Kesimpulan

Tanah Mapia sebagai rahim bagi Manusia tota Mapiha, Mapia salah satu distrik dari Kabupaten Dogiyai, Mapia kaya akan alamnya yang dilindungi oleh Masyarakat setempat, mereka hidup saling berdampingan, alam Mapiha melindungi Manusianya dan Manusia melindungi alamnya. Masyarakat setempat memakai atau mengartikan nama Mapiha sebagai tempat tinggal mereka dengan sebutan Pohon kebenaran. Tota Mapiha yg juga sering di sebut-sebut di kalangan anak remaja dewasa ini, yang berarti Ada pohon kebenaran. Tanah Mapia sebagai Rahim bagi Manusia Mapia, Alam Mapia yang sangat sejuk indah dan permai, yang selalu memberikan kenyamanan bagi Manusianya yang juga selalu Akrab merawat apa yang seharusnya dilalukan oleh Manusia terhadap Alamnya. Rahim Mapia masih terawat , utuh  dan siap melindungi Tanah Tota Mapiha dan Manusia .

Saran

Tanah Mapia sebagai Rahim bagi Manusia Tota Mapiha, oleh sebab itu, mari kita jaga Rahim ibu kita yang telah, sedang dan akan datang melindungi, mengawasi dan memberikan yang terbaik bagi Manusia Tota Mapiha, karena kalau Rahim ibu dirobek atau dioperasi, rahim ibu akan selalu terlihat Bekas Robekkan yang membekas. Terkadang akan terasa sakit yang ringan maupun berat, jadi mari kita rawat rahim Tota Mapiha dengan baik dan benar. Keakraban yang telah terjalin tetap dijaga, dibina dan dilindungi.

)* Penulis adalah Mahasiswi pada Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK) St. Yohanes Rasul, Waena, Jayapura, Papua.