Home Meepago Tabloid JNP diluncurkan di Dogiyai

Tabloid JNP diluncurkan di Dogiyai

209

Dogiyai, jelatanp.com – Sebagai sebuah media cetak baru di Dogiyai, Tabloid JNP berhasil diluncurkan di Aula Distrik Kamuu, Dogiyai, pada Kamis, 30 Juli 2020.

Acara yang mengusung tema, ‘Melalui Media, Mengangkat Harkat dan Martabat Manusia demi Kemajuan Bangsa’ itu secara resmi dibuka Asisten I Setda Kabupaten Dogiyai, Nason Pigai.

Memasuki inti acara launching, MC memanggil utusan dari berbagai elemen masyarakat dan Panitia Launching Tabloid JNP untuk memberi sebuah exampler Tabloid JNP kepada mereka.

Hendrikus Bobii, Pemimpin Redaksi Tabloid JNP dalam sambutannya mengatakan, Tabloid JNP akhirnya bisa hadir di daerah Meepago sebagai sebuah media berita dan informasi yang akan terbit setiap bulan untuk menyuarakan kelestarian alam dan keselamatan manusia.

Menurut Hendrikus Bobii, yang sering disapa Hengky, Tabloid JNP berada di bawah payung hukum Lembaga Pengkajian dan Penelitian Papua (LP3) yang telah diluncurkan di Aula Dinas PU Kabupaten Nabire, pada 25 Januari 2019 bersamaan dengan media online jelatanp.com.

Dikatakan Hengky, hadirnya media ini (Tabloid JNP), awalnya berangkat dari sebuah komunitas bernama Komunitas Anak Jalanan Papua (KAJP) saat dirinya bersama teman-temannya lain berstatus sebagai mahasiswa di Kota Jayapura sekitar tahun 2009.

“Jadi perjuangannya sangat panjang, karena kami berangkat dari nol,” kata Hengky.

Ia juga mengaku, baik media cetak (Tabloid JNP) maupun media online (jelatanp.com) hadir karena kepedulian sekelompok anak muda Dogiyai terutama untuk mengangkat suara rakyat jelata walau punya keterbatasan-keterbatasan tertentu dalam hal finansial untuk memberi honor kepada para wartawan.

Maka itu, ia mengucapkan terima kasih kepada para wartawan JNP yang masih bertahan hingga kini untuk mengangkat suara-suara rakyat kecil dan kepada Agustinus Tebai, Ketua Komisi A Kabupaten Dogiyai, yang telah mendukung dan membantu menerbitkan Tabloid JNP Edisi Perdana – Juli 2020 atas kerjasama dengan Papua Pos Nabire.

Hengky berharap, semoga kedepan pemerintah bisa mendukung Tabloid JNP melalui kerjasama atau dengan bantuan dana sebagai wujud pemberdayaan dari pemerintah untuk memajukan media yang dikelola oleh putra asli Dogiyai.

Sementara itu, Abeth You, Wartawan Jubi sebagai rekan media dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya orang Mee itu punya bakat terpendem, hanya saja tak pernah diberdayakan.

Maka pemerintah setidaknya berdayakan anak asli karena menurutnya, walau lebih percaya wartawan nasional atau internasional sekalipun, dalam pemberitaannya akan keliru, karena yang tahu persis kondisi dan keberadaan daerah itu anak-anak asli.

Ia berpesan agar redaksi Tabloid JNP selalu bekerja keras, tanpa banyak mengeluh karena Tuhan pasti akan bukan jalan.

Dalam kesempatan itu, Nason Pigai, Asisten I Setda Kabupaten Dogiyai dalam sambutannya mengatakan, di Papua ada 1001 Jerat Maut, maka media harus berperan aktif untuk menggali kenapa di Papua ada banyak persoalan yang cukup serius. Ia mencontohkan, karena Miras banyak anak muda Papua mati, makanan dan minuman.

Kata Pigai, Media harus menggali informasi lebih lanjut, siapa yang menjual miras atau pengedar miras dengan berani mengumpulkan data-data di lapangan atas segala persoalan yang terjadi di masyarakat.

(Jelata News Papua/Ibo Goo)