Home Berita Sri Mulyani Alihkan Anggaran Rp 27 Triliun untuk Penanganan Covid -19

Sri Mulyani Alihkan Anggaran Rp 27 Triliun untuk Penanganan Covid -19

58

JAKARTA, JELATANP.COM – Anggaran yang dikeluarkan dari alokasi anggaran kementerian/lembaga sebesar Rp5-10 triliun dan pemerintah daerah sebesar Rp17,17 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta kementerian, lembaga serta pemerintah daerah melakukan perubahan anggaran untuk meminta bantuan Covid-19. Sri Mulyani mengatakan bahwa ia telah mengeluarkan persetujuan agar proses pengalihan anggaran ini dapat meminta persetujuan untuk Corona. Jika ditotal maka total anggraannya bisa mencapai Rp27 triliun.

“Di dalam APBD dan anggaran kementerian lembaga tidak ada pos untuk (penanganan) COVID-19, maka dilakukan perubahan realokasi,” ucap Sri Mulyani dalam siaran langsung di akun Youtube Kemenkeu RI, belum lama ini.

Dari sisi kementerian lembaga misalnya, ia memperkirakan akan ada banyak kegiatan kementerian yang batal atau tidak bisa dilaksanakan. Dari sisi belanja barang antara lain perjalanan dinas, rapat hingga rapat sampai acara atau kegiatan promosi di dalam dan luar negeri.

Dari sisi belanja modal maka ada pengalihan dari kegiatan yang bukan prioritas atau belum bersaing. Misalnya program atau proyek dalam proses tender, sisa lelang. Sasaran realokasi ini juga mencangkup nilai anggaran yang masih diblokir Kemenkeu.

Nilai realokasi dari anggaran K / L diperkirakan mencapai Rp5-10 triliun. Sementara itu, dari sisi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), ada total Rp17,17 triliun yang bisa dialihkan sesuai PMK No. 19 tahun 2020.

Rincian dana untuk hasil sumber daya alam hingga cukai hasil tembakau, dana sumbangan umum, dan dana insentif daerah sehingga diestimasi mencapai Rp8,644,34 miliar. Lalu lintas dari pos Alokasi Dana Fisik baik Kesehatan maupun non fisik terdiri dari bantuan kesehatan mencapai Rp 8.532,29 miliar. Hal ini telah diatur dalam KMK No. 6 tahun 2020.

“Ini merupakan sumber daya yang kami minta untuk seluruh K / L agar bisa menggunakan dana yang ada dalam kerangka kerja Covid,” tandas Sri Mulyani. 

Jelata News Papua/Aleks