Home Mamta Sepi Wanimbo Menilai Bupati Se – Papua Gagal Prioritaskan Putra Daerah dalam...

Sepi Wanimbo Menilai Bupati Se – Papua Gagal Prioritaskan Putra Daerah dalam Formasi CPNS 2018

137

Jayapura, jelatanp.com — Ketua Pemuda Baptis di tanah Papua, Sepi Wanimbo menilai para bupati Se-Papua gagal prioritaskan anak asli/putra daerah dalam rekrutmen formasi CPNS 2018.

Menurutnya, padahal sebelum membuka pendaftaran formasi CPNS 2018 para pengambil kebijakan pernah sampaikan melalui media bahwa, 80% akan diprioritaskan untuk anak asli/putra daerah lalu 20 persen untuk saudara-saudari kita dari luar Papua.

“Tetapi sayang sekali, janji hanya janji karena kenyataan hari ini bahwa, hasil yang keluar lebih banyak diterima sebagai calon anggota CPNS itu Non Papua. Lalu anak asli atau putra daerah jadi korban karena tempatnya sudah diisi oleh orang lain,” kesal Wanimbo.

Katanya, sejarah mencatat, sejak Negara Indonedia merdeka 1945-2020 ini kami orang asli Papua tidak pernah mendapat kesempatan untuk kerja di luar Papua dan hampir setiap saat selalu dipersulit untuk mendapat kesempatan ikut formasi CPNS seperti di Pulau Jawa, Kalimantsn, Surabaya dan sekitar.

“Tapi kenapa para pengambil kebijakan selalu memberi ruang seluas-luasnya kepada saudara-saudari kita dari luar Papua.”

Lanjutnya, padahal Pemerintah Pusat memberikan undang-undang Nomor 21 tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) bagi Papua. “Ini sudah sangat jelas menjadi jaminan bagi orang Papua untuk prioritaskan anak asli putra daerah menduduki tempat-tempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah.”

“Saya lihat dari sekian kabupaten/kota se-Papua, hanya Kabupaten Paniai dibawah komando Bupati Meky Nawipa yang sangat mengerti isi hati rakyat Papua terlebih khusus Paniai, sehingga dalam rekrutmen CPNS 2018 ini 100% diutamakan anak asli daerah sebagai calon anggota CPNS. Ini kebijakan yang sangat luar biasa, sehingga kami patut memberikan apresiasi kepada beliau dan menjadi teladan yang baik bagi daerah lain di Papua.”

Akhirnya Wenda berpesan, bagi pencaker yang tidak lolos nama dalam formasi kali ini harap tidak berkecil hati, tetapi tetap semangat pasti ada kesempatan lain yang Tuhan sudah siapkan.

“Sehingga bagi putra-putri terbaik Papua terapkab ilmu pengetahuan, keterampilan, skil, bakat yang sudah dimiliki selama duduk di bangku study jangan simpan-simpan begitu saja, tetapi coba usahakan membuka lapangan kerja seperti, Buka kursus computer, rental ketik, Kios, Warung, usaha ternak dan lainnya untuk melengkapi kebutuhan hidup.”

Ia juga berharap kepada bupati se-Papua ketika ada formasi CPNS kedepan agar jangan sekali-kali beri kesempatan kepada ssudara-saudari kita dari luar Papua, tetapi 100% harus prioritaskan anak asli daerah karena di sini tempat bagi kami orang asli Papua untuk mengabdi.

Reporter: Akia Wenda

Editor: Ibo Goo