Home Lingkungan SAIKI Tegas Menolak Rencana Kehadiran PT. Moni Sejahtera Langgowan di Intan Jaya

SAIKI Tegas Menolak Rencana Kehadiran PT. Moni Sejahtera Langgowan di Intan Jaya

103

Nabire, Jelatanp.com – Dengan adanya rencana kehadiran PT. Moni Sejahtera Langgowan di Kabupaten Intan Jaya, puluhan orang dari berbagai elemen yang sudah tergabung didalam SAIKI (Solidaritas Anti Investasi Kabupaten Intan Jaya) bakal menggelar Aksi Mimbar Bebas di Wadio Nabire Papua, (19/08/20).
Salah satu anggota Perempuan yang sudah tergabung dalam SAIKI, Tina Youw menyatakan dalam orasinya ditengah puluhan anggota SAIKI, “Dengan hadirnya Perusahaan seperti itu merusaki masa depan bangsa dan anak cucu kita kedepan.
“kawan-kawan! kita lihat saja, PT Freeport Indonesia di tanah Amungsa itu, sekian juta tali perut sudah dikuras habis oleh Negara Indonesia, sehingga orang Asli Papua di tanah Amungsa dipinggirkan itu.
Pemekaran dan Kehadiran Perusahaan diatas Tanah Papua itu semua bertujuan untuk menghancurkan kehidupan kita, “ujarnya Youw dalam Orasi ditengah puluhan orang.
Lanjutnya perempuan Aktivis itu, “Dulunya orang Papua hidup dengan bercocok tanam seperti berkebun petatas, berkebun sagu dan beternak itu akan hilang apabila kita biarkan Perusahaan dan pemekaran itu dibiarkan karena Limbah sampah yang tidak dioperasikan secara Kajian ilmiah, “harapnya.
Selain itu ditambahkan Kordinator Umum SAIKI (Solidaritas Anti Investasi Kabupaten Intan Jaya) Siwe Weya seusai Mimbar bebas di Wadio Nabire kepada Wartawan mengungkapkan, “Kami akan terus menjaga Alam kami demi untuk keselamatan Manusia Intan Jaya kedepan.
Menurut Weya, “Kapitalisme ini, tidak akan pernah berhenti melakukan pengrusakan, serta mengambil tali perut Mama (Mengambil berbagai macam kekayaan yang ada dalam tanah Intan Jaya) maka kewajiban kita harus menjaga dan melindungi Alam kita sendiri, Demi untuk kelestarian Alam. Maka untuk kedepan, apabila ada Perusahaan Ilegal yang masuk tanpa pengetahuan Hak ulayat disana.
Ia mengaku, “akan memobilisasi Rakyat dengan cara memberika pemahaman tentang Dampak daripada Masuknya perusahaan itu. maka rencana kami kedepan siap untuk memogokkan semua aktivitas di Intan Jaya Demi Kelangsungan hidup kita dan Demi untuk keselamatan Generasi Intan Jaya kedepan.
Berdasarkan data yang sudah kami terima bahwa adanya perusahaan Ilegal Masuk di Intan Jaya, ada beberapa hal yang kami sudah lakukan untuk menolak kehadiran PT tersebut, sepertinya, “Petisi Manual tolak PT Moni Sejahtera Langgowan, terus kami sendiri sudah bertemu dengan Direktur PT. Moni Sejahtera Langgowan Salmon Nakapa di Asrama Pelajar Mahasiswa kota studi Nabire, saat itu Salmon Nakapa sudah terima dan mengaku PT ini tidak akan beroperasi di Kabupaten Intan Jaya. dan yang terakhir kami sudah lakukan Mimbar Bebas hari ini, “jelasnya.

Jelata News Papua/Aleks