Home Uncategorized PRD dan KNPB Wilayah Meepago Tolak Otsus Jilid II

PRD dan KNPB Wilayah Meepago Tolak Otsus Jilid II

134

Dogiyai, Jelatanp.com, Parlemen Dewan Rakyat (PRD) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Meepago, menolak otonomi khusus (Otsus) jilid II dan meminta referendum terjadi di tanah West Papua karena dinilai akan memperpanjang penderitaan bagi rakyat Papua.. hal itu dikatakan Agus Tebai yang juga adalah Sekretaris Fraksi Meepago, Minggu 18 / 07/ 2020.

” memperpanjang otonomi khusus Jilid II adalah kepentingan kaum Borjuis Kolonial Indonesia dan imperialisme barat,” ungkapnya.
Dewan Rakyat (PRD), Wilayah Meepago yang terdiri dari lima Wilayah yaitu Teluk Cendrawasih/Nabire, Mapia, Dogiyai, Deiyai dan Paniai serta Intan Jaya menyepakati juga untuk tolak Otsus jilid II, karena Otsus diakui sebagai gula-Gula busuk kolonial Indonesia seperti otonomi khusus pertama, maka tentang pengusulan Jilid II, secara tegas ditolak oleh PDR dan KNPB serta rakyat wilayah Meepago, dan meminta referendum bagi bangsa Papua.
Sementara itu, Ketua KNPB wilayah dogiya, Saugas Goo mengungkapkan, kemusnahan bagi bangsa Papua sudah, sedang dan akan terjadi melalui berbagi cara oleh negara kolonial maka Otsus jilid II secara tegas ditolak. “jika kami tolak itonomi khusus Jilid II, karena kami akan musna seperti otonomi khusus yang pertama sehingga KNPB bersama Rakyat Wilayah Meepago khususnya dan pada umumnya Papua meminta segera gelar referendum diatas Bumi Papua,” ungkap saugas.
Selain itu, Maria Buru, seoarang perempuan Papua menyatakan bahwa mewakili seluruh perempuan Papua yang pernah melahirkan anak-anak bangsa Papua itu telah korban di masa otonomi khusus pertama, “sehingga saya mama Papua, Perempuan Papua, dan Pelindung Papua menolak dengan untuk otonomi khusus jilid II tidak boleh lanjutkan lagi, tapi harus segera gelar referendum di west Papua,” Pungkas Maria.

Pewarta, Tigi Benediktus