Home Hukum Ham Oknum PASKHAS AU tertangkap basah saat Transaksi MIRAS di Dogiyai

Oknum PASKHAS AU tertangkap basah saat Transaksi MIRAS di Dogiyai

127

Dogiyai, jelatanp.com – Dari laporan warga yang diterima media ini via WhatsApp kemarin (2/4), seorang anggota Pasukan Khusus Angkatan Udara (Paskhas AU), Jeki Syaputra yang tengah bertugas di Bandara Moanemani, Dogiyai, Papua kedapatan bertansaksi Minuman Keras dengan seorang warga setempat.

“Tertangkap basah, seorang pemuda Dogiyai membeli Minuman Keras jenis Vodka, Wiro dan Oplosan  di Kios samping Bengkel Las Besi di Pinggir kali Tuka milik Anggota Paskas, Jeki Syaputra berpangkat Praka umur 30 Tahun Pekerjaan TNI AU di Pos Paskas Kabupaten Dogiyai.”

Menurut laporan warga, awalnya, seorang pemuda Dogiyai bermarga Pigome membeli Vodka di Kiosnya milik salah satu anggota Paskas Angkatan Udara (Paskas AU) pada pukul 12:00 WIT. Masyarakat menangkap Pembeli dan Penjual Minuman Keras, namun pembelinya melarikan diri sedangkan Penjualnya juga melarikan diri ke Kantor Paskhas AU di Ikebo, Moanemani.

Kemudian pada pukul 12:30 WIT Masyarakat dibawah Komando Martinus Tebai seorang Sat Pol PP Dogiyai dan Nataniel Auwe seorang Pemuda Dogiyai melaporkan ke Polsek Moanemani dan mereka lapor juga ke Koramil dan Kantor Paskhas AU di Moanemani.

Pada 13:00 WIT, Masyarakat dan Paskhas AU difasilitasi oleh Kapolsek Moanemani IPTU H. Maing Raini untuk membicarakan masalahnya. Sekitar 5 jam menyelesaikan masalahnya dipimpin Polsek Kamuu.

Mewakili masyarakat yang hadir adalah Kepala Kampung Dikiyouwa (Onesismus Anouw), Tokoh Perempuan (Anouw), Tokoh Pemuda: Nataniel Auwe, Benny Goo dan puluhan pemuda lainnya, Tokoh Masyarakat, mewakili DPRD Dogiyai: Ketua DPRD (Elias Anouw), Ketua Komisi A (Agustinus Tebai), Anggota Komisi A (Melianus Woge), Wakil Ketua Komisi B (Arnol Iyai). Juga Pihak keamanan dihadiri oleh Kapolsek Moanemani (Iptu H. Maing Raini), Kepala Wadan Pos Brimob Kabupaten Dogiyai (AIPDA Ahmad Jaya), Mewakiki Danramil Dogiyai (Septu Sergino), Danpos PASKHAS Kabupaten Dogiyai (Kapten Pas Sunarko, S.Sos) dan Danpos Timsus Rider Kabupaten Dògiyai (Sertu Surandi).

Pada Jam 16:00-16:30 WIT Pihak Keamanan mengkonsep Surat Pernyataan. Membacakan Surat Pernyataan yang menyatakan bahwa, Kami (Paskhas AU) tidak akan melakukan transaksi Miras beralkohol di Dogiyai.

Di depan Pihak TNI dan POLRI, DPRD, Masyarakat, Pemuda dan Tokoh Perempuan, Pelaku membuat Surat Pernyataan Sikap yang berisi tiga point yakni: yang pertama, meminta permohonan maaf ke masyarakat Dogiyai, yang kedua, tidak akan mengulangi kembali transaksi penjualan Miras di Dogiyai dan yang ketiga, siap menerima sanksi sesuai hukum yang berlaku bila dirinya mengulangi kembali.

Sikap Masyarakat Asli Dogiyai
Sudah lama, Masyarakat Asli Dogiyai menyatakan sikap bahwa, Minuman Keras beralkohol adalah MUSUH. Jadi, Produsen, Distributor, Konsumen Minuman Keras di Dogiyai adalah musuhnya Masyaraakat Asli Dogiyai. Begitupun, Pihak Keamanan, Masyarakat Pendatang sudah menyatakan sikap untuk tidak memproduksi, mendistribusi dan mengkonsumsi Miras beralkohol di Dogiyai.

Kini, Keamanan melalui Pos Paskhas Angkatan Udara di Dogiyai kembali menjual lagi. Karena itu Masayarakat Dogiyai meminta kepada Pimpinan Pos Paskhas Angkatan Udara segera memproses hukum dan memecat pelaku penjualnya.