Home Kabar Merasa Tidak Aman Hadapi Pandemi Covid-19, Mahasiswa Papua dari Tiap Kota Studi...

Merasa Tidak Aman Hadapi Pandemi Covid-19, Mahasiswa Papua dari Tiap Kota Studi Ingin Pulang ke Daerah Asalnya.

364

Jayapura, Jelata News Papua.com-Ribuan pelajar mahasiswa Papua merasa tidak aman dengan kehadiran virus Covid-19 di seluruh kota studi baik itu di seluruh Papua maupun luar Papua tempat mereka menimba ilmu. Mereka merasa bahwa Virus Corona (Covid-19) bisa membahayakan diri dan masa depannya, sehingga mereka merasa tidak nyaman dan meminta kepada pihak Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Barat, supaya seluruh Pelajar dan Mahasiswa dari kota Studi yang ada di Indonesia (Papua dan Luar Papua) dapat dipulangkan ke negeri asalnya (Kampung-Dusun Asalnya Masing-Masing).
Hal ini terkuat karena meningkatnya Covid-19 di seluruh Indonesia dan termasuk Papua dan Papua barat, maka itu kami pelajar mahasiswa/i meminta dengan hormat kepada kedua Gubernur Papua dan Papua barat dan sejumlah bupati dari total 42 Kabupaten/Kota segerah pulangkan kami ke daerah asal masing-masing, karena kami merasa tidak nyaman berada di kota studi. Kami pun melaporkan dari mahasiswa di luar Papua beberapa kota study sangat trauma dengan kehadiran Covid-19, (29/04/2020).
“Menurut Lukas Petege, Mahasiswa kota study Jayapura, perasaan tidak nyaman tidak hanya dirasakan pelajar mahasiswa Papua di beberapa kota studi Papua dan Papua barat, melainkan juga dirasakan pelajaran mahasiswa di luar Papua. Kami Pelajar mahasiswa seluruh kota study yang ada di luar papua maupun dalam papua butuh perhatian lebih, kami tidak butuh Bama atau sembako kami hanya butuh pulangkan ke daerah kami masing-masing, sebab kehadiran covid19 ini berbahaya. Oleh karena itu kami ingin bersama-sama dengan keluarga kami masing-masing, karena hanya di keluarga tempat perlindungan paling aman yang kami rasakan. Masyarakat di seluruh tanah air, terkhususnya di tanah Papua dan Papua Barat takut keluar rumah, apalagi keadaan sekarang kita menghadapi covid-19. Kami meminta pulangkan ke daerah asal masing-masing ,” Urainya.
Menanggapi laporan pelajar mahasiswa terkait perasaan tak nyaman kehadiran Covid-19 di seluruh tanah air baik itu di luar Papua maupun dalam Papua, Pemerintah Papua dan Papua Barat, supaya pemerintah Provinsi Papua segera mengembalikan pelajar dan mahasiswa dari setia kota stunya ke daerah asalnya masing-masing.

Pewarta: Theodorus B. Iyai, Mahasiswa Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK ) St. Yohannes Rasul, Waena, Jayapura, Papua.