Home Meepago Masyarak Distrik Aradide Tuntut Tarik Kembali 103 Personel Militer Indonesia

Masyarak Distrik Aradide Tuntut Tarik Kembali 103 Personel Militer Indonesia

352

Paniai, jelatanp.com – Pasukan Militer TNI didrop ke Paniai melalui jalan darat melewati tiga kabupaten, yakni kabupaten Nabire, kabupaten Dogiyai, dan Deyai. Dari Enarotali mereka (pasukan TNI) lanjut ke Dagouto menyusuri daerah Wegamo masuk ke distrik Topiyai, distrik Pasirputih dan akhirnya mereka tiba di distrik Aradide.

Pada Rabu, 22 Januari 2020 lalu, pasukan TNI yang telah masuk ke distrik Aradide tersebut dikabarkan datang tanpa ada informasi/surat. Maka itu, Kepala Distrik Aradide, Oktopianus Yogi, S.Sos bersama Masyarakat Aradide bersikap tegas dan menyerukan agar menarik kembali pasukan yang beranggotakan 103 personel TNI itu.

“Kami ambil sikap bahwa kelompok TNI yang berjumlah 103 militer itu harus ditarik kembali ke markasnya karena tujuan kedatangan mereka tidak jelas,” tegas kepala Distrik Aradide.

Lanjutnya menegaskan, tujuan mereka datang ke distrik Aradide itu tidak jelas, maka masyarakat menyampaikan kepada pimpinan TNI PALDAM/DANRAMIL dan bersama POLRES Paniai segera tarik kembali.

Yan Muyapa mewakili masyarakat Aradide mengatakan, “TNI datang ke Distrik kami, kami tidak tahu dan kami kaget karna mereka datang tanpa diundang.”

Muyapa juga bertutur kalau kehadiran 103 personel TNI yang bersenjata lengkap itu hanya menciptakan ketakutan bagi masyarat sipil Paniai, terutama masyarakat di distrik Aradide.

Lanjutnya, situasi Paniai pun mulai menegang dengan adanya pasukan militer TNI dengan tujuan terselubungnya untuk memantau dan menyerang konflik yang tengah terjadi di kabupaten tetangga, yakni Kabupaten Intan Jaya.