Home Pers Rilis Mahasiswa Maybrat Menyikapi Situasi Darurat Militer Dalam Situasi Pandemi Covid-19

Mahasiswa Maybrat Menyikapi Situasi Darurat Militer Dalam Situasi Pandemi Covid-19

226

Yang mana hari Ini telah di serang oleh Dua(2) Bencana yang kami kategorikan Sebagai Bencana Non alam yakni:

1. Corona Virus (Covid-19)

2. Darurat Militer Di Wilayah Aifat Timur

Dengan Demikin Sehubungan dengan Covid-19  yang hari ini Dampaknya Terasa, Walaupun di Kabupaten Maybrat Belum ada yang dinyatakan terinfeksi Positif, ODP, PDP Dan OTG. tetapi, Kami Mahasiswa Maybrat Se-Nusantara Telah Merasakan Dampaknya Mulai dari kebijakan Pemerintah Pusat Sampai ke Daerah, dimana Kami Merasa Orang Tua kami yang sebagai Sumber yang memberikan Jaminan Untuk menghidupi Kebutuhan Kami mulai dari Biaya Kampus, Makan, Minum dan Lainnya Sudah mulai Mengalami Kesulitan, di karenakan Telah di terapkan beberapa kebijakan Pemerintah Untuk mencegah Penyebaran Covid-19 seperti Lockdown dan PSBB. hal inilah yang kami akui dan orang Tua kami pun mengakui bahwa itu penyebab mereka kewalahan untuk memastikan beberapa kebutuhan yang kami hadapi.

Berikut ini adalah, menyangkut  Aktivitas Militer di Distrik Aifat Timur Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat, yang mana telah Membuat Masyarakat kami Ketakutan di Tengah-Tengah masyarakat hingga Memyebabkan Masyarakat harus Meninggalkan Kampung halaman mereka.

Kami sangat kecewa karena dampaknya pun sama dirasakan bahkan lebih dari covid-19, artinya bahwa Sudah di serang oleh covid-19 namun di tambah lagi darurat militer.

Oleh karena itu, kami dengan Tegas Meminta Pemerintah untuk harus melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Kami Mahasiswa/I Asal Maybrat Sorong Raya dengan tegas kami desak agar Pemda Kabupaten Maybrat Segera Pulangkan Mahasiswa/I Maybrat Se-Nusantara

2. Kami Mahasiswa/I Maybrat Sorong Raya Dengan Tegas Meminta Pemda Maybrat  Agar Segera Memberikan BLT kepada Mahasiswa/I Asal Kabupaten Maybrat Se-Nusantara

3. Kami Mahasiswa/I Maybrat Sorong Raya Dengan Tegas Meminta Pemda Maybrat Agar Segera kordinasi Dengan Pemda Teluk Bintuni untuk Menyikapi Bersama Persoalan Yang sedang terjadi Di Distrik Moskona Kabupaten Bintuni yang Dampaknya Di Rasakan Oleh Masyarakat Maybrat

4. Kami Mahasiswa/I Maybrat Sorong Raya Dengan Tegas Menolak Rencana Pembangunan Koramil Di wilayah Mare dan Aifat

5. Kami Mahasiswa/I Maybrat Sorong Raya dengan Tegas Menolak Rencana Pembangunan Polres di kabupaten maybrat

6. Apa Bila Tidak di tanggapi Dengan Serius, maka Kami akan Desak Dengan Aksi yang massal dengan memobilisasi masyarakat kabupaten Maybrat.

Demikian Juga Di Tambahkan Oleh Korlap Jonatan Bame.

Menyikapi Hasil RDP yang di lakukan Oleh DPRD kabupaten maybrat kami  tidak sepakat dengan Poin ke 2 dan 3 karena itu bukan hal yang subtansi untuk selesaikan Masalah di Aifat Timur.

Demikian Siaran Pers ini.

Sorong, 8 Mei 2020

TTD Korlap

Jonatan Bame