Home Berita Komis I DPRD Dogiyai Gelar Rapat Koordinasi Bahas DPT Berkelanjutan

Komis I DPRD Dogiyai Gelar Rapat Koordinasi Bahas DPT Berkelanjutan

145

Dogiyai, Jelatanp.com – Komisi I DPRD Kabupaten Dogiyai menggelar rapat Koordinasi antar Asisten I, Bupati, KPU, Dukcapil, Bawaslu, Pimpinan Parpol dan Kepala-kepala Distrik dalam rangka membahas Daftar Pemilih Tetap (DPT) berlanjutan di Aula Bamus DPRD, pada Kamis (16/07/2020).
Ketua Komisi I DPRD, Agustinus Tebai menuturkan, pihaknya mengundang pemerintah dan penyelenggara pemilu dalam rangka mensingkrongkan persoalan DPT di kabupaten Dogiyai.
“Karena bicara data berarti berbicara mengenai kepentingan daerah, karena semua dimulai data, selain kepentingan DPT,” kata Tebai.
Menurutnya, DPT sebelumnya pada Pilkada 2017 hampir 100.030 lebih. Kemudian pada Pileg 2019 DPT menurun dengan jumlah 91.773 . Dengan itu, kata Tebai, pada kesempatan ini pihaknya meminta penjelasan terkait persoalan ini dalam rangka sinkronisasi persoalan ini.
Ketua KPU Dogiyai, Sebastian Tebai mengapreasi Komisi I DPRD yang telah mengundang semua pihak dalam rangka mendukung persoalan DPT Kabupaten Dogiyai.
Sebastian mengakui, sebelumnya KPU telah lakukan pleno DPT 91. 773.
“Terkait DPT ini, KPU terus melakukan pemutakhiran Perbulan dan pertriwulan,” kata Sebastian.
Dengan itu, menurut Tebai, KPU mau harus mendukung kepentingan.
Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Dogiyai, Yoseph Kogaa, mengakui pihaknya kesulitan alat pendukung di Kantor .
“Kami kesulitan alat pendukung seperti Komputer, alat perekaman, dll,” kata Kogaa.
Menurut dia, Dukcapil juga telah bekerja keras dan telah bekerja walaupun masih dalam wabah Covid-19.
“Kami punya kantor telah bekerja keras untuk input, sehingga data sudah mencapai 1.014 lebih,” katanya.
Dengan demikian, terkait persoalan ini Komisi I merekomendasikan beberapa hal yang dibacakan Ketua Komisi I, Agustinus Tebai. Yang pertama, terus melakukan rapat koordinasi dalam rangka mendukung pemuktahiran DPT.
Yang kedua, menurut Ketua Komisi, siapkan RKA kebutuhan Dukcapil, KPU, Bawaslu sampaikan ke Bupati dan tembusannya ke DPRD.
Kemudian yang terakhir , kata Agus, Dukcapil segera sampaikan ke KPU dan DPRD terkait penginputan data yang berjumlah 1.014.
Jelata News Papua/Aleks