Home Hukum Ham KNPB Dogiyai tuntut Segera Bebaskan Tujuh Tahanan Rasisme di Rutan Balikpapan

KNPB Dogiyai tuntut Segera Bebaskan Tujuh Tahanan Rasisme di Rutan Balikpapan

290

DOGIYAI, JELATANP.COM – BPP-KNPB menghimbau kepada 33 wilayah KNPB dan  KNPB konsulat yang tersebar di Tanah Papua dan diluar Papua untuk segera jumpa Pers, Senin (8/06/2020) untuk menegakan Hukum yang dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Provinsi Papua.

Ketua KNPB Wilayah Dogiyai, Saugas Goo mengingat himbuan dari Badan Pengurus  Pusat Komite Nasional Papua Barat (KNPB), KNPB  Wilayah Dogiyai dalam jumpa pers hari ini di Idakebo, menuntut supaya Negara, melalui para penegak hukum, demi menegakan hukum, negara segera bebaskan tahanan korban Rasisme di Rutan Balikpapan.

“Segera bebaskan 7 orang tahanan Korban rasisme di Rutan Balikpapan hari ini tanpa syarat yaitu: 1. Bucthar Tabuni (17 Thn penjara), 2. Agus Kossay (15 Thn penjara), 3. Steven Itlay (15 Thn penjara),  4. Alexander Gabay (10 Thn penjara), 5. Ferry Kombo (10 Thn penjara), 6. Irwanus Uropmabin (5 Thn penjara), 7. Hengky Hilapok (5 Thn penjara).”

Mereka, kata Goo, didakwa makar tanpa menggunakan analisa dan fakta hukum dalam persidangan di pengadilan Balik Papan. Semua Tuntutan JPU disusun berdasarkan berita acara pemeriksaan BAP Kepolisiaan Polda Papua.

Menurutnya, 7 orang ditahanan hari ini di Balikpapan adalah korban rasisme di Surabaya.

“Apabila negara tidak menanggapi serius dengan desakan kami hari yang dilakukan secara serentak di seluruh  tanah Papua.  Maka, yang menjadi solusi bagi kami, kami akan memobilisasi Rakyat untuk memogokkan seluruh aktivitas  di atas Tanah Papua, “tegasnya Goo.

Implementasi hukum negara Indonesia di atas Tanah Papua dan kepada Manusia Papua, dinilainya tidak memihak kepada rakyat Papua.

Ketua Satu KNPB wilayah Dogiyai Yustinus Iyai Menambahkan, “Lock Down seluruh tanah air West Papua adalah tindakan menyelamatkan rakyat Papua dari ancaman Pandemik Virus Covid-19.”

(Jelata News Papua/Aleks)