Home Meepago Ketua Komisi A DPRD Dogiyai Buka Mubes dan Reorganisasi RPPM Yepoda

Ketua Komisi A DPRD Dogiyai Buka Mubes dan Reorganisasi RPPM Yepoda

166

Nabire, Jelatanp.com – Rumpun Pemuda Pelajar Mahasiswa Yewei Pouya Dadiyai ( RPPM Yepoda ) menggelar kegiatan Musyawah Besar dan Reorganisasi selama 2 hari Jumat Jumat 08 – 09 Agustus 2020.
Kegiatan Mubes dan Reorganisasi ini dibuka langsung sekaligus memasang kartu peserta oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Dogiyai Agustinus Tebai, di STT Waterpos Tapioka KPR , Nabire.
Dalam sambutannya Agustinus Tebai menuturkan organisasi RPPM Yepoda sudah dibentuk lama sehingga kali ini Mubes yang ke III kali.
” Ini artinya roda organisasi telah berjalan lama. Sehingga pada kesempatan ini kita bisa laksanakan Mubes yang ke III”katanya.
Menurutnya, “Pembentukan organisasi ini bertujuan untuk menyatukan ikatan masyarakat Yepoda dan belajar memimpin organisasi, terutama pelajar dan mahasiswa yang ada di setiap kota study yang tersebar diseluruh Indonesia.
“Kami mau melalui Mubes ini, adik-adik terus kearah kemajuab dan belajar sebelum memimpin organisasi lebih besar lagi, “katanya.
Pada kesempatan itu, Tebai meminta agar hubungan kekerabatan dan Kekeluargaan tetap dijaga baik itu Intelektual, Pemuda dan masyarakat juga antar sesama Pelajar dan Mahasiswa itu sendiri.
Dalam Kotbahnya, Ev.Natan Yobee,S.Th, mengatakan, “semua harus menjadi Garam Dunia dan Terang Dunia”.
“Melalui musyawarah Besar bersama RPPM-YEPODA se-Indonesia Yang ke-III Kita dipersatukan menjadi garam dan Terang Dunia”kata Yobe mengutip dalam Firman Tuhan.
Natan mengatakan, “yang paling inti Adalah, garam ini tidak pernah pilih-pilih sayur, jangan Kita membeda-bedakan Sebab, kita sebagai garam bagi orang lain, maka saling menghargai sesama teman lain. Saling ingat ke sesama teman nasehat, ” harapnya”.
Sementara Ketua Badan Formatur, Akulian Iyai mengajak agar orginasasi tetap solid dan memajukan demi membangun pribadi, keluarga dan masyarakat kesepian.
Menurut dia, kegiatan ini akan digelar dua hari kedepan.

Jelata News Papua/ Aleks