Home Ekonomi Bisnis KAPP Jayawijaya Salurkan Bantuan Alat Kerja Ke Sejumlah Kelompok Tani

KAPP Jayawijaya Salurkan Bantuan Alat Kerja Ke Sejumlah Kelompok Tani

43

Wamena, jelatanp.com – Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Jayawijaya salurkan bantuan alat kerja kepada sejumlah kelompok tani yang ada di Jayawijaya, pada Jumat (05/05/2020).

Ketua KAPP Kabupaten Jayawijaya, Agustinus Kossay mengatakan, kamar adat Papua menyerahkan alat kerja berupa sekop, parang dan linggis kepada Masyarakat kelompok tani.

“Masyarakat yang sebenarnya ini ciri dan latar belakang mereka kembali ke kebun. Kami sebagai wadah representatif membela untuk masyarakat pribumi tidak beralih aktivitas lain,” ungkap Kossay.

Lanjutnya, tujuan kami, masyarakat pribumi kembali berkebun, apalagi saat ini wabah COVID-19 membatasi semua akses udara dan darat.

Dengan adanya bantuan seperti ini Kossay berharap semoga masyarakat tak boleh lagi berkeliaran di kota, tetapi lebih fokus menyibukkan diri di kebun mereka.

“Dulunya masyarakat Jayawijaya itu kesehariannya bekerja kebun untuk memenuhi kebutuhan makan sehari, namun karena adanya bantuan dari pemerintah berupa uang, beras sehingga lupa untuk berkebun”.

Dengan demikian, KAPP hadir untuk memberikan motivasi kepada masyarakat, mengajak masyarakat untuk kembali berkebun supaya hidup mandiri, tidak bergantung kepada siapa-siapa. Apalagi selama pandemi covid-19 seperti ini, masyarakat dituntut agar tidak mengharapkan makanan produk dari luar, tetapi bagaimana mereka bisa bertahan hidup dengan pangan lokal.

“KAPP juga hadir mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya Wen, Wam, Wene (3W)”.

“Penyaluran bantuan alat kerja akan disalurkan dalam dua tahap, tahap pertama disalurkan kepada 21 kelompok kerja perwakilan dari 10 distrik yang ada di sekitar pinggiran kota Wamena. Untuk distrik yang lain akan salurkan di tahap kedua nanti,” katanya.

Sementara itu, Marius Kossay selaku ketua kelompok Lestari mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada KAPP yang sudah membantu alat-alat kerja dan sempat berujar kalau dirinya tak akan pernah melupakan kebaikan hati dari pengurus KAPP.

“Kehadiran KAPP di tengah-tengah kami mempertahankan apa yang sudah diwariskan oleh orang tua kepada kami. Kami yang sedang bekerja lahan kebun seperti ini sangat terbantu”.

Lanjutnya, harapan kami kepada KAPP untuk kedepan, selain kami juga perlu salurkan bantuan kepada mereka yang lain supaya kita sama-sama meningkatkan pangan lokal, semoga KAPP benar-benar membantu masyarakat lokal yang selalu menggantungkan hidupnya dari hasil kebun.

“Kami tidak bisa mengharapkan kepada pemerintah, pemerintah mau kasih atau tidak kami tidak peduli, niat kami adalah berkebun kelola pangan lokal”.

Ia mengajak kepada masyarakat untuk kembali ke kebun karena kebun merupakan satu-satunya sumber kehidupan.

Reporter: Teba Hisage
Editor: Ibo Goo