Home Ekonomi Bisnis KAP Papua Gelar Konderda di Dogiyai

KAP Papua Gelar Konderda di Dogiyai

164

Dogiyai, jelatanp.com – Baru kali pertama Kamar Adat Pengusaha (KAP) Papua menggelar Konferensi Daerah (Konferda) di Dogiyai. Konferda ini diselenggarakan pada Jumat (14/2) di Aula Kingmi, Klasis Kamuu, Digikotu.

Ketua Panitia Konferda Kamar Adat Pengusaha Papua, Stefanus Petege dalam laporan kepanitiaan menegaskan KAP Papua bukanlah sebuah organisasi politik, melainkan sebuah perkumpulan pengusaha-pengusaha asli Papua. Maka itu Petege berharap adanya dukungan dan perhatian terutama dari pihak keamanan dan pemerintah daerah setempat.

Petege mengaku, kepanitaan yang diketuainya telah bekerja ekstra hanya dalam sebulan untuk menyukseskan Konferda tersebut.

“Kami bentuk panitia sejak 14 Januari 2020. Masa kerja 1 bulan, tapi kami dari anggota sudah kumpulkan Rp. 25 juta untuk sukseskan kegiatan ini,” kata Petege.

Sementara itu Musa Haluk, Dewan Pengurus Pusat KAP Papua dalam arahannya menjelaskan latar belakang kehadiran KAP Papua.  Menurut Haluk, KAP Papua hadir sebagai sebuah wadah untuk menghimpun dan memberdayakan putra daerah baik di bidang konstruksi jasa dan di bidang real.

Maka itu, kata Haluk, untuk mewujudkan Dogiyai Bahagia dan Dogiyai Dou Enaa pemerintah memperhatikan pengusaha putra daerah demi mencapai kemandirian di bidang ekonomi, sebab menurutnya, KAP Papua punya komitmen untuk bekerja bagi kemajuan negeri.

Acara Konferda I KAP Papua itu dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kabupaten Dogiyai, Nason Pigai.

Dalam sambutannya, Nason Pigai menekankan agar seseorang mestinya menjadi pengusaha karena ada kesadaran pribadi untuk meningkatkan taraf hidupnya, bukan karena ada motivasi lain dari luar dirinya.

“Jangan menjadi pengusaha karena bupati atau wakil bupati dan pejabat adalah keluarga dekat atau kenalan kita,” kata Pigai.

Pigai juga berpesan agar para pengusaha berpikir bagaimana mengembangkan potensi daerah, tak melulu berharap proyek pembangunan dari pemerintah. Ia mencontohkan seseorang bisa menjadi pengusaha kopi, ternak, sayur, kacang, noken sesuai potensi yang ada di kabupaten Dogiyai.

Acara inti Konferda diisi dengan arahan oleh DPP KAP Papua, DPW KAP Meepago, Dewan Adat Dogiyai, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dengan membuka sesi tanya jawab.

Acara dilanjutkan dengan pengukuhan oleh Dewan Adat KAMAPI kepada Dewan Pengurus Daerah KAP Dogiyai periode 2020-2025 dan dilantik oleh Asisten I Setda Kabupaten Dogiyai.

Sekadar diketahui Arnoldus Douw terpilih dan dilantik sebagai Ketua DPD KAP Dogiyai selama 5 tahun kedepan.

(Jelata News Papua/Ibogoo)