Home Pers Rilis Himbauan Dewan Adat Mee di Kabupaten Dogiyai terkait Corona Virus

Himbauan Dewan Adat Mee di Kabupaten Dogiyai terkait Corona Virus

22

Dewan Adat Mee di Kabupaten Dogiyai Mengimbau Semua Komponen Pemerintah Daerah, TNI-POLRI, DPRD dan Masyarakat harus  Berperan Bersama Mencegah Masuknya Corona Virus

Alexander Pakage, Sekretaris Dewan Adat Mee Kabupaten Dogiyai mengimbau kepada Pemerintah dan Rakyat Kabupaten Dogiyai bahwa, MARI KITA SAMA-SAMA MENJAGA MASUKNYA VIRUS CORONA.

A. Kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai segera:
1.Stopkan semua Perjalanan Dinas keluar Dogiyai dan Papua, baik itu Perjalanan Dinas dari Kantor, Perjalanan Bisnis dari Pengusaha, Perjalanan Tour Rohani dihentikan sementara;

2. Kepada pegawai-pegawai yang sudah keluar Perjalanan Dinas ke luar Papua maupun Keluar Dogiyai,  jangan langsung Pulang dulu ke Dogiyai, tapi Karantina dulu di Tempat tersendiri entah dimana selama 14 hari, daripada bawa Malapetaka ke Keluarga dan kerabat di Kantor, bahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati, ini bahaya.

3. Seluruh Kegiatan dari pusat seperti Sosialisasi, Rekon, Bimtek, Rakor, dan lainnya, dihentikan sementara;

4. Dana untuk Perjalanan Dinas bisa dialih fungsikan ke pengadaan Alat Deteksi COVID 19 dan memperbaiki Sistem pelayanan medis dalam penanganan COVID 19, Memperbanyak dan membagi Brosur, Stiker, Video, baleho untuk langkah langkah pencegahan kepada masyarakat.

5. Hentikan seluruh kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang, baik itu Rapat antar Pejabat dan juga bersama Masyarakat baik kegiatan Musrembang, sosialisai bentuk apapun distopkan.

B. Kepada Rakyat Dogiyai
1. Mulai dari Bulan ini ( April) hingga 5-6 bulan ke depan Stop naik turun ke Nabire, ke Timika apa lagi ke kota lain,  bila perlu semua masyarakat menahan diri di Kampung dan Distrik masing-masing. Hidupkan Tungku Api di masing masing keluarga di Kampungnya masing-masing.

2. Stop mendatangi di tempat-tempat Keramaian, seperti di Pasar, di Tempat main Togel, tempat main dadu, dll;

4. Apabila keluarga anda sedang ada di luar Dogiyai, perintahkan jangan pulang ke rumah dulu tapi dia harus  karantina 2 minggu ke luar atau di tempat tersendiri dulu.

5. Semua masyarakat harus ikuti cara pencegahan yang diberikan oleh beberapa pihak baik dari WHO maupun dari Pemerintah Pusat yang brosurnya tersebar lewat media sosial WA dan Facebook.

6. Bagi yang sudah dapat brosul lewat WA atau Facebook, harus bagi dari HP ke HP dan atau print perbanyak dan bagikan ke kerabat keluarga anda.

Kami sampaikan Demikian karena Virus Corona (COVID 19) ini ketika sudah masuk di Indonesia, dia penyebarannya sangat Cepat, penularan lewat sentuhan baik berpegang tangan maupun lewat sentuhan lain, nafas, tempat duduk, bertukaran tangan atas barang yang di pegang oleh yang terinveksi.

Mengingat penyebarannya sangat cepat dan umur penyakit pun hanya 14 hari, maka kita sudah tidak bisa bendung sehingga sebelumnya harus kita kerja keras untuk mengantisipasinya.

Penyakit ini juga tidak memilih-milih dia ini Bupati, DPR, Laki-laki/Perempuan, besar/kecil, terhormat/hina tidak di pilih-pilih. Entah dia Presiden, dia Bupati/Gubernur tetap dia serang, maka perlu kerja sama dalam penanganannya.

Demikian himbauan  kami, atas perhatiannya diucapkan, terima kasih Tuhan menolong dan menyelamatkan kita.

Pengurus Umum
Dewan Adat Mee Kabupaten Dogiyai

TTD
Germanus Goo, SE
Ketua

TTD
Alexander Pakage
Sekretaris