Home Lapago Girmin Wenda Tanyakan Realisasi Alokasi Dana Kongres di Prime

Girmin Wenda Tanyakan Realisasi Alokasi Dana Kongres di Prime

232

Lanny Jaya, jelatanp.com – Ketua Fraksi Gabungan Ninawi Abua, Girmin Wenda, SE. M.Si mengatakan Fraksi Gabungan Ninawi Abua akan konsisten kawal hasil penetapan Sidang Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020.
Oleh sebab itu, Girmin Wenda, dari Kader Partai PBB ini mengatakan, Penetapan Anggaran dalam sidang Raperda Perubahan Tahun Anggaran 2020, untuk Kongres Prime dibawah Kepemimpinan Pdt. Titus Yikwa sebesar 3,5 Miliar. “Namun saya melihat di Media sosial yang dikeluarkan Dujan Kogoya, SH. M.Hum selaku Ketua Panitia Kongres, Wilayah Prime bahwa Dana yang sudah dianggarkan dan Realisasi kepada Panitia Pelaksana Kongres adalah 2 Milyar, sehingga saya berharap dana yang belum anggarkan dan realisasi sebesar 1,5 miliar itu harus direalisasi. Karena saya mau menyampaikan dengan jujur dari hati nurani saya kepada Eksekutif bahwa apapun keputusan Lembaga dalam Penetapan Anggaran Sidang itu merupakan bagian dari Wibawa Lembaga Pemerintahan dan Pemimpin itu sendiri.”
Girmin Wenda, selaku Ketua Fraksi Ninawi Abua mengatakan, anggaran yang belum Realisasi sebesar 1,5 miliar ini sesuai dengan kewenangan lembaga legislatif. “Kami DPRD terus monitoring sampai Kongres selesai. Jadi apabila Dana 1,5 Miliar tidak akan dianggarkan dan direalisasikan untuk Kongres, maka itu menjadi catatan bagi pandangan Fraksi pada saat LKPJ Bupati Tahun akan mendatang.”
Hasil Keputusan hearing berlangsung antara Eksekutif dan Legislatif setelah Pembukaan Sidang Raperda Perubahan tahun 2020. “Tahun ini kami anggarkan 3,5 Miliar untuk Kongres di Prime dibawah Kepemimpinan Pdt. Titus Yikwa berarti; Kongres yang akan mendatang dibawah Kepemimpinan Dr. Sofyan Yoman tahun 2022 Pemerintah anggarkan dengan Nilai 3,5 Miliar yang sama karena hal ini keputusan bersama.”
Lanjutnya, oleh sebab itu, pertanyaan saya adalah Dana yang sudah dianggarkan dan dibantu oleh Pemerintah dalam hal ini Saudara Bupati Lanny Jaya sebesar 2 Miliar untuk Kongres di Prime apakah anggaran yang sudah ditetapkan dalam sidang Raperda Perubahan yang direalisasi atau dari Saudara Bupati sendiri yang memberikan bantuan, karena bantuan Saudara Bupati Lanny Jaya adalah sebelum sidang Raperda Perubahan dan sebelum penetapan DPA?
Maka itu, Ketua Fraksi Ninawi Abua, Girmin Wenda, SE.M.Si, menyarankan kepada Pimpinan Eksekutif dan Legislatif perlu adanya keterbukaan. “Jadi kalau memang 2 miliar yang sudah realisasi merupakan bagian dari hasil penetapan Sidang Raperda perubahan berarti, sisa 1,5 miliar harus Anggarkan seutuhnya kepada Panitia Pelaksana Kongres,” tegas Wenda.

Akia Wenda/JNP