Home Berita Forum Penolak Tambang Ilegal di Tanah Marga etaf dan yeum Tambrauw...

Forum Penolak Tambang Ilegal di Tanah Marga etaf dan yeum Tambrauw Tolak Kehadiran Tambang Ilegal

125

Maybrat, Jelatanp.com – Adanya Wacana kehadiran Perusahaan, yang menurut hak ulayat di Kampung Tanam Sere dan Ataf Mafat Districk willem rombost Adalah, “Ilegal”.
Forum penolak tambang Ilegal di tanah marga etaf dan yeum melakukan pemasangan berbagai baliho diberbagai tempat, dimana Wacana perusahaan tersebut tempati jumat, (14/08/20).
Forum penolak tambang Ilegal di tanah marga etaf dan yeum itu telah memutuskan bahwa:
1. Telah Menyepakati dan Menolak Penambangan Ilegal dalam bentuk apapun diatas tanah Yeum.
2. Berangkat Ke Ataf mafat pada hari kamis tanggal 13 Agustus 2020 untuk melakukan pertemuan dengan Bapak Kepala suku dan jajarnnya yang mengatasnamakan Marga Yeum untuk menyepakati adanya tambang Ilegal.
3. Sosialisasi apa itu tambang dan dampak baik dan buruknya.
4. Pemalangan dengan pemasangan Baliho Penolakan Tambang Ilegal.
5. Membentuk suatu forum yang di beri nama Forum yang akan bekerja untuk membantu memfasilitasi agenda-agenda diatas dan juga mengadvokasi jika persoalan ini tidak bisa menemukan jalan damai.
Salah satu anggota yang sudah tergabung dalam Forum penolakan Perusahaan Ilegal di Kabupaten Tambrauw yang tidak menyebutkan namanya Menyatakan kepada Wartawan Via sambungan telepon selluler, ” kehadiran Perusahaan ilegal disini tidak ada manfaatnya bagi kami dan Generasi penerus kami kedepan, sebab wacana kehadiran perusahaan tersebut ini akan menggusur sepanjang aliran sungai Iwam yang setiap kali didaerah Tambrauw itu bermuara pada sungai Iwam yang rencana ditempati perusahaan Ilegal itu.
Menurut kami perusahaan tersebut adalah, ” Ilegal” Karena, belum melakukan Kajian-kajian Ilmiah secara lebih detail tentang dampak kedepan terhadap Kelestarian Alam dan Keselamatan Manusia Tambrauw kedepan.
Maka itu, kami Forum penolak Perusahaan Ilegal di Kabupaten Tambrauw di kampung Tabam Sere dan Ataf Mafat, tidak terima masyarakat kami dan Generasi penerus kami kedepan hidup menderita Lantaran pembiaran masuknya perusahaan ilegal seperti ini, sebab kami orang Tambrauw di Tabam Sere dan Ataf Mafat, kami lebih tahu kebiasaan hidup masyarakat kami disini.
Kami melihat Masyarakat kami didaerah ini, dari dulu hingga saat ini tidak terlepas hidup dari hasil berburu, mancing dan lainnya.
Mereka hidup, tergantung pada Lingkungan sekitar dan Alam, misalnya hasil berburu dihutan dan mancing Ikan dikali dan lainnya, maka kedepan juga masyarakat kami yang jelas mereka akan hidup tergantung pada Lingkungan sekitar ini, “itu yang kami tidak terima kehadiran Perusahaan ilegal Seperti ini, “Jelasnya salah satu anggota Forum Penolak Perusahaan Ilegal di Tambrauw.
Jadi kami punya rencana yang akan di lakukan di Distrik willem rombost adalah:
1. Kami akan Turun Ke lokasi Penambangan dan memulangkan karyawan yang saat ini berada di lokasi Penambangan.
2. Melakukan Pemalangan.
3. Meminta Penjelasan dari Bapak Ikin Barru mengenai Maksud dan tujuan kehadiran tambang Ilegal itu.
4. Sosialisai Untuk Penolakan Tambang kepada Masyarakat.
Jelata News Papua/Aleks