Home Berita Dukungan Doa Rakyat Papua Untuk Proses Sidang Para 7 Tapol di PN...

Dukungan Doa Rakyat Papua Untuk Proses Sidang Para 7 Tapol di PN Kalimantan

212

PANIAI, Jelatanp.com – Telah berupaya keras oleh semua komponen dan rakyat Papua untuk memohon kepada penguasa pemerintah Republik Indonesia agar pulangkan para 7 Orang Tahanan Politik dari Kalimantan Timur ke Propinsi Papua. Aktivis Papua yang dikutip di via Fb Melanesian ini supaya untuk menjalankan semua proses penyelidikan penahanan harus dari di Papua.

Namun, Suara nurani rakyat Papua di abaikan dan di paksakan agar semua komponen yang berkopeten dalam menangani kasus ini untuk ikuti kehendak para penguasa dalam konsipirasi para jendral di Indonesia. Demi wujudkan kepentingan Negara RI.

“Menurutnya. Mahkama Agung Republik Indonesia tanpa melihat fakta hukum yang jelas keluarkan keputusan Nomor :179/KMA/SK/X/2019 Tertanggal 30 Oktober 2019 lalu. Tentang memeriksa dan mengadili perkara para 7 Orang Tahanan Politik di Pengadilan Negeri Balik Papan Kalimantan Timur,” tegasnya (04/02/2020).

Dengan berdasarkan keputusan sepihak dari Makamah Konstitusi (MK RI) melalui kejaksaan Jayapura dan kejaksaan Balik Papan, untuk mengadili perkara pidana para 7 Orang Tahanan Politik pada tanggal 11 Februari 2020 mendatang sebagai sidang perdana atau pembukaan di Pengadilan Negeri Balik Papan.

Doa! Kami rakyat yang lemah hanya memiliki doa yang tulus kepada Ia TUHAN yang menciptakan Langit dan Bumi untuk memohon kebenarana dan keadilan, sebab di dalam diri penguasa tidak terdapat kebenaran dan keadilan yang hakiki.

“Karena ia menuturkan di balik semua perkara ini ada hikmahnya bagi bangsa dan rakyat Papua oleh sang khalik yang tidak dapat di ketahui oleh penjajah dan rakyat papua” pilarnya.

Sebab kebenaran boleh di salahkan tetapi tak dapat di kalahkan demikian Penjaja pun tidak akan abadi untuk berkuasa di atas tanah lelur kami. PAST satu sast kami akan keluar sebagai pemenang dan duduk sama renda dan berdiri sama tinggi di hadapan seluruh makluk di muka bumi ini.

“Dia diminta kepada seluruh rakyat Papua bisa doakan kepada 7 Tapol Papua yang masih tahan di Kalimantan. Oleh karena itu, mohon dukungan doa oleh seluruh komponen dan rakyat Papua serta pemerhati kemanusian di seluruh belahan dunia,” jelasnya.

(Jelata News Papua/Melanesian vs Boas)