Home Meepago DPRD Dogiyai Minta TNI/ Polri Jangan Swiping Berlebihan

DPRD Dogiyai Minta TNI/ Polri Jangan Swiping Berlebihan

51

Dogiyai, jelatanp.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai meminta TNI/ Polri yang bertugas di Dogiyai agar Swiping tak berlebihan.

Ketua Komisi A DPRD Dogiyai, Agustinus Tebai menuturkan dirinya mendapat laporan dari masyarakat TNI/ Polri sedang melakukan sweeping di jalan sehingga masyarakat merasa resah dengan kondisi itu.

“Sebenarnya kalau melakukan swiping harus koordinasi dengan pemerintah setempat . Supaya tujuan swiping itu jelas,” katanya, Rabu ( 20/01) dari Nabire.

Tebai mengakui, dengan adanya sweeping seperti itu warga banyak yang menyatakan trauma dengan tindakan itu. Sebab, kata Agus, dulu sweeping seperti itu hingga hampir berujung konflik antara masyarakat dan TNI/Polri.

“Ibu – ibu dan bapa – bapa itu kan sering ke kebun atau hutan jadi sering mereka bawa alat-alat tajam . Bagimana kalau alat- alat tajam mereka ambil? Ini kan aktivitas sehari-hari seperti itu. Jadi kami minta jangan swiping yang berlebihan ” ujar Tebai.

Ketua Komisi A yang membidangi Pemerintahan, Politik dan Hukum / HAM mengatakan, pihaknya saat ini tengah menangani kasus yang terjadi di Kampung Mauwa pada tanggal 31 Desember 2020 malam.

“Kasus ini hingga saat ini masih belum selesai . Sehingga kami minta TNI/Polri jangan memancing situasi dan tetap tenang . Kita maunya Dogiyai aman,” katanya.

“Kalau Dogiyai dalam keadaan darurat baru swiping semacam itu wajar-wajar sajalah .Tapi inikan masih aman-aman saja kan ” lanjutnya.