Home Berita Diduga Tidak Dicairkan Dana BOK, Petugas 11 Puskesmas Datangi Kantor Bupati

Diduga Tidak Dicairkan Dana BOK, Petugas 11 Puskesmas Datangi Kantor Bupati

71

Dogiyai, jelatanp.com РSekitar puluhan petugas dari 11 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kabupaten Dogiyai mendatangi Kantor Bupati kabupaten Dogiyai pada Rabu (18/12) kemarin,  guna menanyakan kepastian dana bantuan operasional kesehatan (BOK) yang diduga belum dicairkan hingga pada akhir Semester ke-2 tahun 2019.

Mereka juga membawa berbagai poster dan spanduk tuntutan mereka.

Oktopianus Goo, Koordinator Aksi dalam kesempatan tersebut mengatakan, mereka datang untuk mempertanyakan kepastian dana bantuan operasional kesehatan yang telah dikabarkan hangus (tak bisa dicairkan).

Massa diterima oleh Sekertaris Daerah kabupaten Dogiyai, Natalis Degei, untuk menanggapi massa aksi.

Dirinya mengatakan belum bisa memastikan kepastian penyebab hangusnya dana bantuan operasional kesehatan tersebut dikarenakan belum ada kepala dinas pada salah satu operasi perangkat daerah (OPD) setempat.

Untuk menjawab kedatangan para petugas kesehatan dari 11 Puskesmas tersebut Sekda Degei berusaha mengkoordinasi dengan Bupati Dogiyai.

“Dana BOK Tahun 2019 akan dianggarkan di anggaran Tahun 2020 dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD),” ungkap Sekda melanjutkan perkataan Bupati.

Namun, sayang. Jawaban pemerintah tersebut belum membuahkan harapan kedatangan masa, malah menambah kekecewaan dan pelayananan di 11 Puskesmas terancam mogok.

Massa juga menyerahkan 2 buah kunci mobil Ambulace milik Puskesmas dan diparkirkan di halaman Kantor Bupati.

Mereka juga menyerahkan kunci-kunci Puskemas kepada pemerintah sebagai bentuk protes mereka, sementara pelayanan di 11 Puskesmas terancam mogok hingga sampai ada jawaban pasti kalaupun itu sampai  makan tahun.

(Jelata News Papua/Gustik)