Home Berita Belum Perpanjang KPPM-WUWE Se-Kota Studi Nabire Yang Telah Berbadan Hukum

Belum Perpanjang KPPM-WUWE Se-Kota Studi Nabire Yang Telah Berbadan Hukum

122

PANIAI, Jelatanp.com – Organisasi komunitas Pelajar Mahasiswa Wegamo Ugamo Woge Egeida (KPPM-WUWE) telah resmi terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Nabire. Dengan demikian, Organisasi Mahasiswa tersebut telah mempunyai badan hukum.

“Hal itu dikuatkan dengan Surat Keterangan sejak terdaftar Nomor 220/12 yang ditandatangani oleh Plt. Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Nabire Dra Nanik Setyo P,” katanya kepada Wartawan pada hari Rabu, Nabire, (22/01/2020).

Dalam Surat Keterangan terdaftar tersebut dinyatakan bahwa Organisasi-Organisasi Komunitas Pemuda Pelajar Mahasiswa Wegamo Ugamo Woge Egeida Kabupaten Nabire disingkat KPPM-WUWE yang bersifat kesamaan fungsi alamat JN.SD Santo Petrus Madi Nabire, periode 2010/2015 dengan Ketua Lukas T Pigai, Sekretaris Matius Yeimo dan Bendahara Jhon Gobai, tapi saat ini masih belum perpanjang.

Setelah diadakan penelitian kelengkapan administrasi organisasi, badan Kesbangpolinmas Kabupaten Nabire menyatakan telah terdaftar keberadaan organisasi kemasyarakatan di Pemerintah Kabupaten Nabire jadi, harus memperbarui badan hukumnya ke kami.

“Menurut Setyo, Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat menyatakan bahwa, dalam melaksanakan kegiatannya harus terarahkan sesuai kebijakan, agar tidak bertentangan dengan perundan-undangan yang berlaku,” katanya.

Surat tersebut berlaku sampai dengan tahun 2012. Pembina KPPM-WUWE Agustinus Kudiai, SH menyatakan bahwa, segala sesuatu harus mempunyai dasar hukum supaya berjalan stabil, maka KPPM-WUWE juga akan menjalani sesuai koridor setelah terdaftar di Badan Kesbangpolinmas Kabupaten Nabire.

“Menurutnya pihak Kesbangpolinmas menyatakan bahwa setelah terdaftar, organisasi ini kamu terima dan telah mempunyai dasar hukum dan layak melaksanakan kegiatan di Wilayah Kabupaten Nabire sehingga, diharap harus mempunyai dasar hukum,” terangnya.

Badan Kesbangpolinmas meminta juga agar organisasi KPPM-WUWE selama melakukan kegiatan harus sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah tangga (AD/ART) yang berlaku dan tidak ada oknum tertentu yang mengintervensi kecuali instansi terkait.

“Setyo P dengan tegas menyatakan, kami diminta kepada mahasiswa KPPM-WUWE harus memperpanjangkan Badan Hukum di Kesbangpolinmas Kabupaten Nabire agar tidak terganggu dengan kegiatan Organisasi Komunitas Pemuda Pelajar Mahasiswa Wegamo Ugamo Woge Egeida (KPPM-WUWE) yang ada di Kabupaten Nabire,” jelasnya. (*)

(Jelata News Papua / Boas Yoni M. Yogi)