Home Meepago Banyak Formasi CPNS Diisi Non Papua, Ratusan Pencaker Datangi Kantor BKD Dogiyai

Banyak Formasi CPNS Diisi Non Papua, Ratusan Pencaker Datangi Kantor BKD Dogiyai

455

Dogiyai, jelatanp.com, Para Pencari Kerja (pencaker) yang tidak lulus tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2018 datangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) guna meminta penjelasan terkait dengan hasil tes yang diumumkan beberapa waktu lalu.

Para pencaker kecewa dengan hasil tes CPNS, di mana banyak formasi diisi orang dari luar Papua, pada hal formasi tersebut bisa ditempati oleh Orang Asli Papua (OAP).
“kami kecewa dengan hasil tes, karena banyak formasi diisi oleh pendatang makanya orang asli papua tergeser,” ujar koordinator demo damai, Martinus Goo dalam orasinya menuju kantor BKD Dogiyai, Rabu, 05/08/2020.

Mereka menilai, pihak legislatif maupun eksekutif dari kabupaten Dogiyai tidak mengambil langkah dan kebijakan dalam mengutamakan putra daerah, karena kenyataannya justru di formasi khusus OAP juga masih diisi oleh pendatang. mereka menyayangkan, kwato penerimaan CPNS dalam UU Otsus menyebutkan 20% untuk pendatang dan 80% untuk OAP hanya omong kosong.
“kenyataannya kami tergeser karena tidak ada keberpihakan oleh pemda untuk menjawab porsi 20% untuk pendatang dan 80% untuk orang asli papua,” ungkap alumni uncen ini.

Sesampai di halaman kantor BKD, para demostran diterima oleh kepala BKD, Yance Agapa. Di hadapan kepala BKD, para demontran tidak menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka, karena Bupati, Perwakilan Legislatif dan admin di kantor BKD tidak ada di tempat.

Para pencaker ini meminta agar Kepala BKD segera hadirkan Bupati, Ketua DPRD bersama Legislatif Komisi A serta Admin di Kantor BKD pada hari senin mendatang, karena para pencaker akan kembali menanyakan beberapa point terkait hasil tes CPNS dan membuat kesepakatan untuk penerimaan di waktu-waktu berikut.
“kami minta kepala BKD supaya hadirkan Bupati, Ketua DPRD dan Komisi A serta Admin kantor BKD supaya hari senin harus ada,” pinta koordinator aksi.

Menanggapi permintaan pencaker, Kepala BKD berjanji akan berupaya untuk menghadirkan mereka pada waktu yang sudah ditentukan bersama.

Usai melakukan kesepakatan bersama, masa aksi dengan aman dan tenang membubarkan diri. Perlu diketauhi bersama, Aksi Damai akan kembali dilakukan pada hari senin, 10/08/2020.

(jelatanp/Hengky Bobii)